Takkan ada yang istimewa hari ini

: Evangeline Rizaldi

Ini malam yang biasa
–hari sederhana;
Langit mendung tak hujan
Kaok burung bisu teredam
Tak ada yang istimewa hari ini

Bulan masih sama saja pucat sembunyi
Awan hitam mengantungi sebagian pucuk
Sabit yang bergantung malas malasan

Tak ada, sayang, malam ini
Biasa saja

Kau mengharap pesta, mungkin
Dua ribu dua puluh bunga tersaji di dipan kayu, begitu?

Takkan ada yang istimewa, sayangku..
Tidak ada! Tidak malam ini
Tidak esok hari. Atau kapan pagi yang kau harap tiba lebih cepat
Membopong kejutan dalam kantung matahari

Tidak, sayangku ..
Sebab cintaku biasa saja

Sejak detik pertama kita terpana
Mata dan mata bertatap lantas terpaut, cinta,
Lebih beringas dari maut
Hinggap di dadaku yang langsung kau renggut tanpa jeda

Sejak itu, cinta,
Menjadi hal biasa dan tak istimewa

Seperti hela nafas
Seperti kedip mata
Seperti terbit pagi
Seperti hilang senja
Seperti bisik doa
Seperti gulir bumi
Seperti semesta
Seperti hidup
Seperti segalanya yang biasa;

Aku telah menjadi begitu terbiasa mencintai
Tanpa celah untuk menjadi lebih tinggi
Sebab, kau tahu, sudah seperti ini
; aku menemukanmu pada mula
–tanpa jeda
Tak ada sebelumnya
; aku mencintaimu pada akhir
–tanpa ujung
Tak ada setelahnya

Ini cinta yang biasa
Terbiasa mencintaimu

Ps: Lelakimu luar biasa, Eve. Terbiasalah –selamanya. 🙂

Jakarta – 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *