Sempat Kupeluk Kau Tadi, Matahari!

baru saja aku menikahi seseorang yang kebetulan bertemu di jalan dia pria, separuh baya bersumpah punya cinta yang melebihi luas semesta merasa bisa melukisi langit tanpa kuas dan pena “aku hanya perlu cinta” baru saja aku bercinta dengan seseorang yang kebetulan bertemu di jalan dia lelaki, bermata api memiliki...

Di sini Tuhan Sudah Mati

hutan rusak tanah-tanah retak serabut ranting tergeletak lelumut kering mengerak ; mati. alam sepi, langit tanpa isi gerak angin di udara terhenti rambut cahaya muram menepi ; hampa....

Sudah Tidur, Tuhan [?]

sudah tidur, Tuhan ? ah, aku lupa atau memang selalu alpa ; Kau tak pernah terlelap, bukan mungkin hanya mungkin – aku tak tau, toh kita tak pernah bertemu –...

perkabungan rindu

  asap putih di suatu pagi yang putih sisa bakaran rindu semalam dan cinta yang buram   matahari kelabu beranjak meringsak butiran abu berkabung pilu, atas sesuatu yang malam tadi berlalu     Jakarta, 4 Agustus 2011...

Tubuhmu Puisi

rembulan memantul di keningmu dengan tegas; tubuhmu, adalah puisi, yang memaparkan birahi dengan lugas. meluruhlah kau di antara kata, dalam sajak yang terjejak di aliran nadiku; berpuisikan cintamu....

Sepotong Bibir Merah Muda di atas Meja

Sepotong bibir merah muda di atas meja menggoda gairahku untuk bercanda kepingan-kepingan ingatan seketika menyesakkan kepala aku menggila pada sesibir bibir merona milik seorang ksatria Lalu seketika aku tersesat ke dalam khayal imaji tentang cinta yang yang birahi...

Cinta; Kita

Anganku melayang Mimpi mendatangi lelapnya tidur   Aku bertanya; apakah kau datang untuk memberikan cinta...

Senja Di Balik Kaca

  Aku lupa, sore sudah turun berapa lama Langit telah berganti jubah; biru – putih – emas – merah selalu penuh rahasia, tak terduga....