Bukan Lelaki yang Kemarin Sore Menciumku di Atap Gedung

Papa,
Aku disuruh bikin cerita
Sejenis puisi prosa
Atau mungkin surat cinta
Temanya, tentang Ciuman Pertama
Berjam-jam lamanya aku menantap layar kosong
Di depanku, Bengong seperti dungu
Terdiam, jemariku bisu
Otakpun membeku

Bukan tak bisa buat cerita
Sekedar puisi sih, aku ahlinya
Apalagi surat cinta, bah! Aku kan pujangga
Tapi ini soal Ciuman Pertama …
Ci um an Per ta ma ku
Milik siapa,
Papa

Bukan lelaki yang kemarin sore menciumku di atap gedung penuh bunga
Bukan pula pria tampan yang waktu itu mencuri bibirku di dalam mobil
Bukan juga yang di beranda rumah, bioskop twenty one, toilet sekolah
Atau puluhan laki-laki dengan sejuta rayuan di ratusan tempat lainnya

Aku tau,
Ada yang lebih manis dari itu
Lebih suci dari perawan maria
Lebih tulus dari janji ksatria

Ciuman pertamaku, yang purba
Yang tak mampu kuingat, tapi jelas melekat kuat
Hari ketiga belas bulan sepuluh sembilan belas delapan empat
Dengan derai airmata dan adzan yang menggema
Bibirku, Papa, telah kau renggut lebih dulu
Pun cintaku yang luar biasa, adalah milikmu dari dulu
Dan kelak jadikanlah aku, pencium terakhirmu,
Setelah Ibuku.

“I love u, Daddy”

Jakarta, September 2011

7 thoughts on “Bukan Lelaki yang Kemarin Sore Menciumku di Atap Gedung

  1. Perlu belajar darimu untuk menulis puisi indah seperti “Ciuman Pertamaku, Siapa Yang Punya” apalagi “Sempat Ku Peluk Kau Tadi, Matahari !”. Apa bole kita berbagi dalam menulis hee…

    Salam kenal dari Saya http://www.catatanarl.wordpress.com, semoga selalu bertemu dalam permainan #15menitmenulisdiblog.

    Salam Sahabat

    • wah.. terima kasih sekaliii..
      aku tersanjung tersipu malu
      rasanya rona senja telah menjejak di pipiku :p

      saya juga masih belajar kaka..

      segera berkunjung ke rumahmu,
      suguhkanlah kopi di rumah puisimu
      lalu mari kita berbagi ilmu puisi yang seru 🙂

  2. Bagus ini mba puisinya.
    Pada akhirnya setelah saya baca puisi ini, saya mengetahui bahwa ciuman pertama itu bukan dari pacar tetapi ayah 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *