Category: puisi

Pada Hari Pernikahanmu Nanti

Puisi by Disa Tannos Posted on October 14, 2011 Suatu hari nanti kau akan menikah dengan laki-laki baik. Bukan karena kau perempuan baik (sebab kau suka bilang kau bukan perempuan baik), tapi karena kau teman yang baik. Maka teman-temanmu akan mendoakannya bagimu dan Tuhan akan mengabulkannya....

Cinta di Ujung Malam

  Hari sudah terlalu renta, mimpi-mimpi selayaknya kita akhiri di sini Sebelum ada luka, sebelum bahagia terlupa *...

Catatan Kaki

Baru saja, kotamu kutinggalkan Bayang-bayang yang berjaga di peron dua Masih terkenang di ingatan Sayang, airmataku, jadikah tadi kau bawa ? January, 2012 eMa, 2011...

Sebab Aku Berdosa

Di sini aku bernyawa sebagai sumbu Kali ini aku memahami kau sebagai bara Terbakarlah, Cinta! Hanguskan aku yang berdosa Menjadi abu, Menjadi tiada. eMa, Januari 2012...

Tuan, Anda Punya Api [?]

kalau Tuan berkenan saya bisa melayani di ujung bukit, keheningan menyayat diri sunyi membelit alir sungai meriap di bawah nadi . mungkin Tuan kesepian ranjang berderit mengiramakan malam desah nafas tertahan membahasakan jeritan...

Selepas Birahi

kau pindahkan dingin padam tungku ke dadaku, setiap kau bergegas melintas jalanan batu — selepas nyala birahi mereda Jakarta, 2011 eMa, 2011...

KEPEDIHAN

sepasang ikan berenang di telaga mata kenangan ; berputar putar tak menemu tepi selain sunyi. Jakarta, 2011 eMa, 2011...

Kita Belum Sepakat Menamainya Cinta

kuingatkan kau di bait pertama: aku tak bisa membuat sajak cinta mungkin akan ada yang terkulum ah, biar kuartikan saja itu sebuah senyum . mari kita masuki bait kedua aku akan mulai bercerita...

Cinta Sudah Mati Baru Saja Tadi

aku dan teriakan-teriakan hening panjang berdentang-denting dalam rindu yang bersahutan tanpa lagu, tanpa nyanyian sayang, ini bahkan bukan puisi sekedar racauan sunyi aku bahkan tak lagi dapat kau temui cinta yang sempat terlahir dari rahim waktu kini bernama masa lalu, sudah mati — baru saja tadi di depan pintu...