Category: Cinta

Menikahi Seorang Pejalan

Menikah dengan seorang pejalan, adalah sebuah kebahagiaan tersendiri untuk kebanyakan orang. Bagaimana tidak, hal ini berarti bahwa akan ada banyak perjalanan-perjalanan di masa datang yang akan dilakukan bersama di sepanjang usia pernikahan! Tapi… tidak begitu dengan saya. Memiliki suami seorang traveler, memaksa saya untuk belajar berkompromi dengan penuh keikhlasan....

Menumbuhkan Bonding Ibu dan Anak Dengan Sentuhan

Memiliki Arsakha adalah sesuatu yang saya idam-idamkan jauh sebelum saya menikah. Bahkan saat saya masih berusia 20 tahun, saya rindu sekali ingin memiliki seorang bayi yang terlahir dari rahim saya sendiri. Maka ketika Tuhan mengizinkan satu nyawa bertumbuh dalam tubuh saya, saya mempersiapkan segalanya untuk menyambut kelahirannya ke dunia. Termasuk...

Hari yang Manis di Pabrik Frisian Flag Susu Kental Manis

Sore itu hujan. Derasnya cukup untuk menyapu bau asem keringat yang dipanggang matahari di tubuh kami, dari kepala hingga kaki. Kaki-kaki kecil kami berkecipak berlarian menginjak rumput-rumput basah bercampur tanah berlumpur, ketika daun-daun di pohon-pohon di halaman rumah Ibu bergoyang menunduk-nunduk tertimpa hujan, seolah ikut menari bersama kami yang...

Sembilan Bulan Mengandung Semesta

Tepatnya tiga puluh tujuh minggu lebih tiga hari dari sejak sel sperma Indra mengecup sel telur di dalam rahimku, lalu menjadi satu membentuk embrio yang berkembang menjadi janin dan ditiupkan olehNya ruh sehingga sempurna menjadi bayi manusia yang membawa cinta, Arsakha Narendra Semesta dilahirkan melalui operasi caesar. Dengan berat...

Kau Tuliskan Padaku Sebuah Puisi Suatu Hari

kita telah sampai, pada akhirnya di hari-hari yang belum kita kenal namanya; saat bagiku senja tak lagi jingga tapi merah darah, bagimu angin tak bertiup namun berpuyuh meluruh, luluh-lantakkan segala yang kita sangka mungkin tak kekal tapi takkan pernah tanggal; cinta kita eMa, Juni 2012...

Setidaknya Kita [pernah] Bahagia

dua puluh dua lewat tiga. aku menatap ketiadaan. meramu kulit-kulit ingatan. mengadakan apa yang sesungguhnya tak ada; kau. ** asap mengepul. membentuk lingkaran tak sempurna lalu membaur bersama udara dan debu. kau menarik tubuh sampai duduk. “kita punya Langit. memintalah, dan Ia ‘kan melapangkan harapanmu.” “aku minta kita.” hening....

Ini Tentang Kita

seperti cinta, kau bermula dari hampa melamba perlahan, menjejakkan bunyi pada sunyi seperti halnya cinta, kau ada dari tiada berawal pada akhir meniadakan getir seperti inilah cinta, padamu, apa yang kusebut Surga. eMa, April 2012...

Cinta di Ujung Malam

  Hari sudah terlalu renta, mimpi-mimpi selayaknya kita akhiri di sini Sebelum ada luka, sebelum bahagia terlupa *...

Kita Belum Sepakat Menamainya Cinta

kuingatkan kau di bait pertama: aku tak bisa membuat sajak cinta mungkin akan ada yang terkulum ah, biar kuartikan saja itu sebuah senyum . mari kita masuki bait kedua aku akan mulai bercerita...

Cinta Sudah Mati Baru Saja Tadi

aku dan teriakan-teriakan hening panjang berdentang-denting dalam rindu yang bersahutan tanpa lagu, tanpa nyanyian sayang, ini bahkan bukan puisi sekedar racauan sunyi aku bahkan tak lagi dapat kau temui cinta yang sempat terlahir dari rahim waktu kini bernama masa lalu, sudah mati — baru saja tadi di depan pintu...