Cinta Sudah Mati Baru Saja Tadi

aku dan teriakan-teriakan hening
panjang berdentang-denting
dalam rindu yang bersahutan
tanpa lagu, tanpa nyanyian

sayang,
ini bahkan bukan puisi
sekedar racauan sunyi
aku bahkan tak lagi dapat kau temui

cinta yang sempat terlahir dari rahim waktu
kini bernama masa lalu,

sudah mati — baru saja tadi

di depan pintu yang kau banting
hingga sisa tawa terpelanting
lalu jatuh di ujung sepatu
bisu
membeku
mati.

###

ema, oktober 2011

Pidato Pembukaan Ketua Panitia Gathering dan Launching Buku Sajak Cinta

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera penuh cinta bagi kita semua.

Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan cinta-Nya kepada kita. Hari ini dan hari-hari sesudahnya. Amin.

Pada mulanya, aktivitas kicau di linikala twitter lebih condong pada keinginan saling menyapa, bertukar kabar, atau menumpahkan isi hati. Namun, lambat laun, komunitas kreatif bertumbuhan di twitter. Sekadar menyebut contoh, komunitas @fiksimini—yang kemudian berkembang dari satu kota ke kota lainnya di seluruh penjuru nusantara. Continue reading

Ibu, Aku Hilang Akal

Ibu,
Malam tadi tadi aku mengigau
–Entah tentang apa
Kata temanku, aku hanya tertawa
Terbahak-bahak lantang
Seperti hilang
Akal. Lantas mulai tersedu-sedu
Menangis. Merintih. Menjerit. Meraung.
Pilu.
–Tanpa kata kata
Ibu,
Bahkan di dalam ketak-sadaranku, aku
Seperti hilang
Akal.

eMa, Jakarta 2011

di Bibirmulah Hendak Kutitipkan Matahari

September 20, 2010

Leukemia. Tahap akut. Lima bulan tersisa.
Berpuluh-puluh kali pingsan dalam sehari. Mimisan berulang kali. Nyeri di seluruh sendi.
Lima gejala akhir: bintik merah di tubuh, menggigil di setiap subuh, pendarahan gusi. Tubuh membiru akibat sesak. Bintik merah di selaput mata.

Kulafalkan berulang. Berulang-ulang. Aku mulai menghitung hari. Continue reading