Baby Spa? Di Rumah Aja!

Saya ingat sekali. Dulu, sebagai Ibu baru, saya berusaha memberikan segala yang saya anggap terbaik untuk Arsakha. Saya mengikuti semua anjuran dan hal-hal yang ‘nge-trend’ di sekeliling saya; mulai dari peralatan bayi yang nge-hits walaupun ngga penting-penting amat, perlengkapan Mpasi … Continue reading

Menumbuhkan Bonding Ibu dan Anak Dengan Sentuhan

Memiliki Arsakha adalah sesuatu yang saya idam-idamkan jauh sebelum saya menikah. Bahkan saat saya masih berusia 20 tahun, saya rindu sekali ingin memiliki seorang bayi yang terlahir dari rahim saya sendiri. Maka ketika Tuhan mengizinkan satu nyawa bertumbuh dalam tubuh saya, saya mempersiapkan segalanya untuk menyambut kelahirannya ke dunia. Termasuk mengikuti seminar dan pelatihan cara memandikan bayi. >,<

Iya. Saya takut tidak bisa memandikan bayi.
Duh, membayangkan bagaimana memegang bayi seberat 3kg dengan tangan basah dan licin penuh busa saja saya sudah ngeri. “Gimana kalau merosot terus tenggelam, gimana kalau kepalanya yang masih lunak itu kejedot bak ember mandinya, gimana kalau hidungnya kemasukkan air, gimana kalau matanya kena sabun, gimana.. gimana.. gimana..” dan seribu ketakutan lainnya. Continue reading

XtraMeTime Resolusi 2017; Kuatkan Tekad XL

Sebetulnya saya sudah berhenti menulis resolusi akhir tahun sejak empat atau lima tahun lalu. Sebab tahu, daftar panjang resolusi tahunan saya selalu ditulis dengan gairah perubahan yang menggelembung menggebu-gebu, lalu psssh..~ kempes mimpes hanya dalam hitungan hari setelah pergantian tahun. *helanapas*

Ya gimana dong ya, mengubah sifat atau kebiasaan kan memang ngga semudah mendapatkan jaringan internet xtra cepat dengan pakai XL4G, untuk mewujudkan sebagian besar resolusi itu butuh tekad yang xtra kuat, usaha yang xtra keras dan doa yang xtra gas pooolll~
Maka itu, saya berhenti membuat daftar resolusi *ngambek*, saya memilih untuk memikirkannya diam-diam dan berdoa dalam hati. Sisanya, biar semesta yang mengatur jalan saya. Kalau dilaguin ‘que sera-sera, whatever will be will be.. ♬♪ ‘

Pasrah ye, buk, idupnya. Pantes gini-gini aja. *lho, kok ibuk curhat*
Emang jadi kurang reseup gitu jadinya. Seperti hidup tanpa tujuan yang jelas. Semacam ngga punya target yang harus dikejar. Lebih-lebih setelah menikah… Continue reading